Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HERY SUGIARTONO: PETANI NDESO MENDUNIA

Bagi masyarakat desa Mlatiharjo dan sekitarnya mungkin tidak asing lagi dengan sosok yang bernama Hery Sugiartono. Ia adalah insinyur pertanian Unsoed yang sekarang menjelma menjadi pengusaha pertanian yang sudah melalu lalang di pelbagai daerah skala nasional maupun internasional dalam misi penguatan pangan dan promosi budidaya padi sehat.

Beliau lahir di desa Mlatiharjo kecamatan Gajah Kabupaten Demak pada tanggal 2 agustus 1966.

Perjalanan Hebat

Di tengah kesuksesannya saat ini, tentu perjuangan beliau tidaklah sebentar dan tidaklah mudah, karena harus membuat varietas padi unggul dan berdaya saing, sehingga mengharuskan dilakukannya uji multilokasi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Alumni pertanian Unsoed dan Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Demak ini juga yang menginisiasi terciptanya desa Mlatiharjo sebagai desa wisata, khususnya dalam bidang pertanian dan budidaya tanaman. Apalagi saat itu beliau juga tengah menjabat sebagai kepala desa di desa Mlatiharjo, sehingga program-program yang digarapnya dalam upaya mewujudkan desa Mlatiharjo sebagai desa wisata budidaya tanaman dan buah-buahan sangatlah mudah diwujudkan.

Atas kerja keras beliau dengan didukung oleh keluarga dan orang terdekatnya akhirnya tumbuhlah kesadaran masyarakat Mlatiharjo terhadap budidaya tanaman. Sehinggga bisa dilihat sendiri bahwa wajah masyarakat desa Mlatiharjo sudah ter-ekspos dengan ragam tanaman yang menghiasi disetiap sudut rumah warganya. Tentu hal ini tidak bisa tercipta dengan sendirinya, selalu ada usaha yang konsisten dalam pengerjaannya, dan Hery Sugiartono lah sosok yang kuat dalam memperjuangkan dan memaksimalkan potensi-potensi desa yang ada.

Meski simbol desa budidaya tanaman dan buah-buahan sudah berhasil beliau lekatkan pada desa Mlatiharjo, namun dalam masalah bisnis pembibitan buah misalnya, ternyata beliau juga mengalami kesulitan dalam mengedarkan hasil produksinya dan cenderung merugi dan mempengaruhi ekonomi masyarakat sekitar yang selama ini tergabung dalam kelompok tani yang bekerja bersama beliau. Akhirnya ia memutuskan untuk berhenti dalam pembibitan buah-buahan dan bergeser pada budidaya padi, yang karyanya bisa dilihat sampai saat ini.

Keputusan Mendunia

Untuk memfasilitasi usahanya tersebut, akhirnya pada tahun 2011 beliau mendirikan KSU Citra Kinaraya yang bergerak di bidang pengolahan beras khusus organik (beras hitam protein tinggi, cokelat, merah), beras khusus (ekspor, japonica, jasmin, basmati), beras premium, beras medium, beras Genki, beras khas Mlathi, silica powder dan pakan ternak produk samping pengolahan beras. Bahkan bisnisnya ini sudah ekspor ke mancanegara yaitu Thailand, Vietnam, Myanmar, India, dan Pakistan. Bahkan kini wilayah kerjanya sudah mencakup lima Kabupaten/Kota yaitu di Kudus, Pemalang, Sragen, Banyumas dan Kab Magelang.

Karena usahanya inilah, ia berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, dan juga mempromosikan bahwa desa di Demak juga sanggup bersaing dalam kancah Nasional maupun Internasional. Karena usahanya itulah ia mendapat banyak penghargaan, salah satunya adalah Adhikarya Pangan Nusantara pada tahun 2013. Beliau jugalah yang melalang buana untuk menjadi mentor atau pemateri dalam kegiatan, misalnya penguatan sistem inovasi dan percepatan pengembangan desa inovatif.

Selain dalam bidang bisnis dan pertanian. Usaha beliau untuk terus berguna bagi masyarakat tidak ada habisnya. Hal itu bisa dibuktikan dengan berdirinya SMK Pertanian Mlatiharjo Gajah, Demak yang merupakan ide beliau dalam mengisi pos kosong yang selama ini jarang ditemukan di Demak, bahkan belum ada. Persoalan pendidikan inilah yang sangat penting dan diharapkan mampu menciptakan sosok Sugiartono yang baru, bahkan sebisa mungkin melampauinya.

Belum lagi peran beliau untuk terus mengembangkan Mlatiharjo sebagai desa wisata. Dalam masa jabatannya sebagai kepala desa Mlatiharjo, beliau seringkali mengadakan pelatihan-pelatihan bagi warganya untuk mengembangkan potensi yang ada. Salah satunya adalah pelatihan membatik, sehingga muncul lah batik Mlatiharjan yang berdiri pada Februari 2013 yang dirintis oleh kusmidarmini, seorang warga Mlatiharjo atas usulan beliau. Sekarang ini, pasaran batik Mlatiharjan sudah sampai pati dan kudus. Adapun motif yang dibuat adalah seperti belimbing, jambu, masjid agung, dan bledek. Dan yang menjadi ciri khas dari batik Mlatiharjan adalah bermotif kelengkeng, yang dimana tanaman tersebut paling banyak di budidayakan di desa Mlatiharjo.

Dengan begitu kita tahu, selain sosok yang mencintai pertanian, beliau juga sangat responsif terhadap persoalan pendidikan dan kebudayaan.

Sebuah sosok yang progresif nan inovatif yang patut di jadikan role mode anak muda untuk meningkatkan skilnya di masa depan. Dan orang seperti pak Hery Sugiartono wajib diekspos oleh media agar lebih banyak dikenal oleh khalayak umum, dan harus sering didatangkan kepada anak muda maupun petani-petani di Demak. Karena beliau adalah aset penting bagi Demak.

Wong ndeso, tapi mendunia.

(oleh: r.ruya)

2 komentar untuk "HERY SUGIARTONO: PETANI NDESO MENDUNIA"

  1. Indonesia Luar biasa, dari Demak muncul petani hebat yang menginovasi Padi dengan banyak varietas.

    BalasHapus