SADARI SEDARI SADAR
Sebab itulah manusia harus terus belajar, harus mampu memahami apa fungsi organ-organ yang selama ini kita bawa kemana-mana. Nah, yang paling frontal dalam manusia menentukan eksistensinya adalah perilakunya. Sedangkan perilaku atau gerakan-gerakan tubuh hanyalah simbolisme dari apa yang dikodekan oleh akal, yang secara kebetulan tersemat dalam otak. Oleh sebab itu, akal harus dipupuk dengan cara sering membaca, refreshing (memahami lingkungan dan sesekali bersenang-senang) dan menulis.
Selain akal, ada juga makhluk hidup yang bersemayam dalam diri manusia, ia adalah hati - teman karib sekaligus musuh akal dalam beberapa kondisi tertentu. Karakteristik hati adalah ingin selalu berbuat baik, tapi jika ada kasus hati yang busuk - itu karena saking banyaknya manusia menelan sikap-sikap tak terpuji.
Konsep sadari sedari sadar adalah pangiling-iling buat manusia agar berlaku berhati-hati dalam setiap tindak lakunya. Karena musuh akal dan hati adalah nafsu. Jika ia tak terkendali maka kehidupan akan diliputi oleh penyesalan. Jika penyesalan tumbuh, jangan salahkan orang lain, apalagi menyalahkan Tuhan, bukan berarti tuhan tidak tahu apa-apa. Yaa pada intinya saru kalau menyalahkan entitas tertinggi, sedangkan kita dibekali pujian free will. Pada akhirnya yang mampu menyenangkan diri kita adalah kita sendiri, dengan cara menghargai setiap usaha yang kita kerjakan, tentu dengan penggunaan akal dan hati yang seimbang.
Nah, cara menghargai diri sendiri dengan baik adalah tidak memaksakan diri untuk selalu berbuat baik kepada orang lain. Meskipun selalu berbuat baik itu baik, tapi sebenarnya justeru tidak baik buat mental kita. Yaa.. mungkin seperti itulah kata-katanya.
(oleh: r.ruya)
Sadari dirimu sendiri,tidak ada yang lebih menyadarimu selain dirimu
BalasHapus